KERETA EKONOMI RANGKASBITUNG

Kereta Langsam Rangkas

Jumlah penumpang kereta api melalui Stasiun Rangkasbitung rata-rata 4.000 orang per hari.
Bahkan menjelang akhir pekan, liburan sekolah dan hari raya bisa meninhkat dua kali lipat.

KA Stasiun Rangkasbitung melayani rute Maja, Parungpanjang, Serpong, Palmerah, Tanahabang sampai dengan Stasiun Angke.
Begitu pula jurusan Rangkasbitung, Serang, Cilegon dan Merak.

Status Beroperasi Lokal Daop I Jakarta

Stasiun terminus Stasiun Angke - Stasiun Rangkasbitung Jumlah stasiun 20 (lihat peta rute)

Kereta Api Langsam atau Kereta Api lokal trayek Angke-Rangkasbitung merupakan Kereta Api lokal ekonomi dengan okupansi penumpang tertinggi kedua untuk daerah Jakarta, Banten.
Awal dari nama langsam ini adalah singkatan dari LANGsung SAMpai.Namun ada juga yang mengartikan Langsam dalam bahasa Belanda (Langzaam) yang berarti pelan/lambat.
Kereta api ini juga termasuk kereta api dengan tarif tiket termurah,hanya berkisar Rp. 2.000 - Rp 4000 sekali jalan.
Hal ini terbukti dengan berangkatnya kereta api ini selalu "over crowded" alias terlalu ramai dan penuh juga dengan ditemukannya penumpang yang naik ke atas gerbong KA.
Biasanya Kereta api ini membawa 6-10 gerbong K3 serta gerbong K3 yang dimodifikasi dari KRD dan 1-2 gerbong Bagasi/Barang dan ditarik Lokomotif CC201 terkadang CC204 dari Dipo Jatinegara mulai pertengahan 2011.
Dahulu, Kereta Api Langsam juga ditarik lokomotif BB 304 yang berasal dari Dipo Tanah Abang

Stasiun Waktu Kedatangan Waktu Keberangkatan.
Muara Angke - Duri -Tanahabang -Palmerah - Kebayoran -Pondok Ranji - Sudimara - Rawabuntu -Serpong - Cisauk - Cicayur -Parungpanjang - Cileujit - Daru -Tenjo - Tigaraksa - Maja - Citeras - Rangkasbitung